- Hadapi Musim Mudik Lebaran 1447H
MAKASSAR TABARONEWS — Pemeliharaan jalan nasional di Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai dikebut menjelang arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulsel memastikan sejumlah paket preservasi telah berkontrak dan sementara dalam tahap pengerjaan.
Kesiapan infrastruktur jalan menjadi perhatian utama mengingat meningkatnya mobilitas masyarakat, khususnya pada ruas strategis seperti Makassar–Parepare dan Makassar–Bulukumba. Untuk Luwu Raya tidak tercover. Dimana diketahui beberapa titik jalan nasional di Luwu Raya mengalami kerusakan cukup parah, seperti di daerah Bosso, Walenrang Utara, juga bagian Selatan Kabupaten Luwu.
Kepala Satuan Kerja PJN III BBPJN Sulsel, Malik, mengatakan saat ini terdapat tiga paket pemeliharaan yang tengah berjalan di sejumlah wilayah.
“Sedang pelaksanaan. Sudah berkontrak ini yang di Makassar, Gowa, Takalar, dan Jeneponto dalam penutupan lubang,” ujar Malik, Senin (23/2/2026).
Ia menjelaskan, pemeliharaan yang dilakukan mencakup rehabilitasi ringan, seperti penambalan lubang, pembersihan drainase, pengecatan marka jalan, hingga perbaikan struktural ringan.
“Pemeliharaan saluran, penambalan lubang-lubang, termasuk pembersihan pedestrian seperti pemotongan rumput,” katanya.
Untuk paket Makassar, Gowa, Takalar, dan Jeneponto, penanganan dilakukan sepanjang 114 kilometer dengan fokus menutup seluruh titik lubang di ruas tersebut.
Sementara itu, dari arah jalur barat, dua paket lainnya juga telah berjalan. Paket pertama mencakup ruas Makassar, Maros, dan Pangkep sepanjang 20 kilometer.
“Makassar, Maros, Pangkep juga sudah berkontrak dan sementara jalan juga penutupan lubang-lubang,” jelasnya.
Adapun paket berikutnya meliputi ruas Pangkep, Barru, hingga Parepare dengan total panjang sekitar 104 kilometer. Penanganan difokuskan pada spot-spot kerusakan dengan metode penyesuaian kondisi lapangan.
“Fokus penanganan spot-spot. Ada pekerjaan aspal dan ada pekerjaan perkerasan beton, sesuai kondisi yang rusak,” tambah Malik.
BBPJN Sulsel menargetkan seluruh pekerjaan penutupan lubang dapat dirampungkan sebelum puncak arus mudik.
“Insyaallah H-10 Lebaran tuntas semua untuk penutupan lubang-lubang, diupayakan,” tegasnya.
Langkah percepatan preservasi ini dilakukan guna meminimalisir potensi kecelakaan akibat kerusakan jalan serta memastikan kelancaran arus mudik, khususnya pada jalur utama yang menghubungkan Kota Makassar dengan sejumlah daerah di Sulawesi Selatan.(int)






