PALOPO TABARONEWS — Pada malam Puncak peringatan Hari Jadi Luwu Ke-758 Tahun dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu ke-80, di Istana Kedatuan Luwu, Jumat malam 23 Januari 2026, para Bupati/Wali Kota, Anggota DPRD Kab/Kota dan anggota DPRD Provinsi Sulsel Dapil XI Luwu Raya mendeklarasikan mendukung terbentuknya Provinsi Luwu Raya di hadapan Yang Mulia Datu Luwu XL, Andi Maradang Mackulau Opu To Bau.
Pertemuan ini dihadiri kepala daerah se-Luwu Raya dan Kolaka Utara, Ketua dan anggota DPRD se-Luwu Raya, Anggota DPRD Provinsi Sulsel, serta sejumlah Raja-raja se-Nusantara.
Deklarasi dipimpin Bupati Luwu, H. Patahudding dengan mempelopori para bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota, serta ketua DPRD se-Luwu Raya dan anggota DPRD Provinsi Dapil Luwu Raya, BPW KKLR untuk mendukung pembentukan Provinsi Luwu Raya.
Dari atas panggung peringatan HJL-HPRL di IstanA Kedatuan Luwu, Bupati Luwu, H. Patahudding mengungkapkan, jika Provinsi Luwu Raya ini adalah cita-cita luhur yang lahir dari kesadaran bahwa kita (Luwu Raya) adalah kesatuan sosiologis, satu kesatuan budaya, dan takdir.
“Sejarah mencatat Tana Luwu adalah satu, namun karena tuntutan zaman dan administrasi pemerintahan memisahkan kita dalam sekat wilayah yang berbeda, namun di hadapan para Raja-raja se-Nusantara, kami menyadari bahwa untuk mewujudkan amanah para pendahulu dan cita-cita generasi penerus, maka kami harus kembali merapatkan barisan dalam satu payung pemerintahan mandiri,” ungkap Bupati Luwu.
Lanjutnya, Hari Jumat 23 Januari di Istana Kedatuan Luwu ini, menjadi saksi komitmen kami para kepala daerah di Luwu Raya dengan ini menyatakan tekad yang bulat untuk mendeklarasikan pembentukan Daerah Otonomi Baru Kabupaten Luwu Tengah dan penyatuan kabupaten/kota menjadi Provinsi Luwu Raya, sebagai daerah baru dalam NKRI.
Bupati Pata juga mengungkapkan, cita-cita harapan ini bukan soal ambisi kekuasaan tetapi mengenai percepatan dan kesejahteraan rakyat, pendekatan pelayanan, dan mengembalikan marwah Tana Luwu sebagai pilar kemajuan di Timur Indonesia.
“Kami mohon doa restu dari para pemangku kepentingan, para raja-sultan agar perjuangan administasi senantias diridhoi Allah SWT,” ucapnya.
Usai pernyataan deklarasi penyatuan kabupaten/kota di Luwu Raya menjadi Provinsi Luwu Raya yang disaksikan langsung YM Datu Luwu Andi Maradang, merasa bangga dan terharu.
YM Datu Luwu berterima kasih atas persatuan ini memperjuangkan sekuat tenaga untuk menjadi Provinsi Luwu Raya.
Ungkapan itupun disambut takbir masyarakat Luwu Raya dan mahasiswa yang hadir di Istana Kedatuan dengan ucapan takbir “Allahu Akbar”.(adm)






