- Diprediksi Sampai Rp3,5 Juta per Gram Tahun Ini
JAKARTA TABARONEWS — Imbas perang antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel memberikan gejolak harga signifikan bagi perdagangan. Salah satunya emas.
Dimana per Senin 2 Maret 2026, harga emas batangan PT Antam Tbk (ANTM) terpantau meledak reli empat hari beruntun.
Dipantau dari laman Logam Mulia, harga emas Antam (ANTM) melonjak Rp 50.000 ke level Rp 3.135.000 per gram.
Sebelumnya, harga emas Antam (ANTM) pada hari Sabtu (28/2/2026) sempat melejit Rp 40.000 ke level Rp 3.085.000 per gram.
Harga emas Antam (ANTM) pada Jumat (27/2/2026) sempat menguat sebesar Rp 6.000 ke level Rp 3.045.000 per gram.
Sepanjang 2026, harga emas Antam (ANTM) mencatatkan kenaikan sekitar 26%. Sebab, pada 1 Januari lalu, harga emas Antam (ANTM) tercatat hanya sebesar Rp 2.488.000 per gram.
Sedangkan rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) harga emas Antam (ANTM) berada di level Rp 3.168.000 per gram yang tercatat pada 29 Januari 2026.
Prediksi Naik Lagi
Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, memperkirakan harga emas dunia akan melonjak tajam ke level sekitar US$ 5.440 per troy ounce. Sebagai pembanding, pada Jumat, 27 Februari 2026, harga emas dunia ditutup di level US$ 5.278 per troy ounce.
Menurut Ibrahim, lonjakan harga emas dipicu oleh eskalasi konflik setelah serangan yang dilakukan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Ia menilai ketegangan geopolitik di Timur Tengah berpotensi terus berlanjut dalam jangka pendek maupun menengah.
“Sehingga ini akan berdampak positif terhadap harga emas dunia,” ujar Ibrahim dalam keterangannya, Ahad, 1 Maret 2026.
Dalam situasi konflik bersenjata dan ketidakpastian global, emas cenderung menjadi safe haven asset atau instrumen lindung nilai yang diburu investor. Peningkatan permintaan inilah yang mendorong harga naik signifikan.
Ibrahim bahkan memperkirakan harga emas dunia berpeluang menembus US$ 5.500 per troy ounce pada pekan depan apabila eskalasi konflik terus berlanjut.
Kenaikan tersebut diprediksi akan berdampak langsung pada harga logam mulia di dalam negeri. Ia memperkirakan harga emas batangan bisa naik ke kisaran Rp 3,3 juta per gram hingga Rp 3,4 juta per gram.(int)






