JAKARTA TABARONEWS — Dua pimpinan struktural di Kementerian Pekerjaan Umum (PU) resmi mengundurkan diri. Pertama adalah Dwi Purwantono yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air (SDA), dan yang kedua adalah Dewi Chomistriana dari posisi Dirjen Cipta Karya.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PU Wida Nurfaida mengatakan, saat ini posisi tersebut masih diisi oleh Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) masing-masing dan belum ada pelantikan resmi untuk pengganti.
“Saat ini masih Pelaksana Harian (Plh) oleh Sesditjen masing-masing, jadi belum ada pelantikan,” kata Wida dilansir dari Kompas.com, Jumat (20/02/2026).
Mundurnya kedua pejabat ini disinyalir terkait PSN. Pengunduran diri ini disinyalir karena tingginya tekanan pekerjaan, termasuk proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) dan proyek pembangunan gedung MRP Papua Selatan.
Dirjen Cipta Karya Mundur: Dewi Chomistriana dikabarkan mundur bersama tiga direktur di lingkungan Ditjen Cipta Karya.
Sebagai informasi, Kementerian PU mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 118,5 triliun pada Tahun Anggaran 2026. Dana Pemulihan Tembus Rp 74 Triliun Artikel Kompas.id Anggaran tersebut telah ditetapkan dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) yang terbit pada 1 Desember 2025.(int)






