Nasional

THR ASN, Pensiunan, TNI-Polri Mulai Dibayarkan

×

THR ASN, Pensiunan, TNI-Polri Mulai Dibayarkan

Sebarkan artikel ini

JAKARTA TABARONEWS — Pemerintah resmi mengucurkan dana sebesar Rp20,2 triliun untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) 2026 kepada 4,3 juta Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah seluruh Indonesia. Suntikan dana besar ini dipastikan akan mulai cair secara bertahap sejak akhir Februari 2026 dan dibayarkan 100 persen penuh, sebagai bagian dari Paket Stimulus Ekonomi Idulfitri 1447 H.

Pengumuman resmi ini disampaikan oleh Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, menandai gelombang besar uang yang mengalir ke kabupaten dan kota, yang diprediksi akan mengguncang pasar tradisional, ritel, pedagang bahan pokok, serta sektor transportasi lokal.

Sebanyak 4,3 juta ASN daerah, yang meliputi PNS provinsi, kabupaten/kota, serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), menjadi penerima manfaat utama dari dana THR ini. Rata-rata alokasi nominal mencapai kisaran Rp4 jutaan per orang, namun nilai riil sangat bergantung pada golongan, jabatan, serta tambahan penghasilan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masing-masing wilayah.

ASN dengan jabatan struktural dan tunjangan tambahan berpotensi menerima jumlah yang jauh lebih besar dibandingkan staf pelaksana biasa. Estimasi umum pembayaran THR berdasarkan golongan adalah Golongan II: Rp3 juta – Rp4 juta, Golongan III: Rp4 juta – Rp6 juta, dan Golongan IV: Bisa mencapai Rp7 juta – Rp8 juta ke atas.
Namun demikian, kapasitas fiskal tiap daerah berbeda-beda sehingga nominal THR antar wilayah sangat bervariasi.

Dampak Besar pada Perputaran Uang Nasional
Rp20,2 triliun yang mengalir ke ASN daerah ini merupakan bagian dari total anggaran THR nasional yang mencapai Rp55 triliun, jika digabungkan dengan alokasi Rp22,2 triliun untuk ASN pusat, TNI, dan Polri serta Rp12,7 triliun untuk pensiunan. Belum termasuk THR pekerja swasta yang diperkirakan mencapai Rp124 triliun.

Artinya, potensi perputaran uang jelang Lebaran 2026 bisa melampaui Rp180 triliun, yang diprediksi akan memberikan stimulus besar bagi perekonomian nasional, khususnya di tingkat lokal.

Awal Pencairan dan Antusiasme ASN
Dengan pencairan THR yang dimulai lebih awal pada akhir Februari 2026, jutaan ASN daerah kini mulai memeriksa rekening mereka untuk memastikan dana tersebut telah diterima. Pertanyaan yang muncul saat ini adalah apakah dana THR sudah masuk atau masih dalam antrean transfer di daerah masing-masing.

Jelasnya, gelombang dana THR ini tidak hanya menjadi hak ASN semata, tetapi juga menjadi katalisator penting yang akan menggerakkan roda ekonomi di seluruh pelosok Indonesia menjelang perayaan Idulfitri.(int