Headline

Wadirut Bulog Marga Taufiq Harap Pemda Se-Luwu Raya Menjaga Kelestarian Pohon Sagu

×

Wadirut Bulog Marga Taufiq Harap Pemda Se-Luwu Raya Menjaga Kelestarian Pohon Sagu

Sebarkan artikel ini
Wadirut Perum Bulog Mayjen TNI (Purn) Dr Marga Taufiq, SH, MH meninjau pabrik pengolahan sagu di daerah Tondok Alla, Kelurahan Jaya, Kec. Telluwanua, Kota Palopo, Senin 9 Februari 2026. --dok pribadi--
  • Diprediksi 5 Tahun Lagi Hilang

PALOPO TABARONEWS — Wadirut Perum Bulog Mayjen TNI (Purn) Dr Marga Taufiq, SH, MH melakukan kunker di Kota Palopo, Senin 9 Februari 2026. Sejumlah rangkaian acara dihadirinya.

Sebelum memberikan kuliah umum dan penandatangan MoU bersama Universitas Andi Djemma (Unanda), terlebih dahulu melakukan kunjungan ke sejumlah lokasi produksi pangan. Salah satunya, pabrik pembuatan sagu di daerah Tondok Alla, Kelurahan Jaya, Kec. Telluwanua, Kota Palopo.

Di sana, ia menyaksikan langsung proses pengolahan sagu yang dimulai dari gelondongan batang sagu dibelah menggunakan kapak menjadi bagian kecil. Lalu, batang sagu diparut menggunakan parutan khusus yang sudah dimodifikasi agar mampu menggerus bagian batang sagu.

Selanjutnya hasil parutan sagu diperas menggunakan air mengalir dan kain berpori halus. Air perasan lalu dialirkan ke dalam bak khusus penampungan, yang nantinya menghasilkan endapan sagu. Untuk memanen sagu yang mengendap membutuhkan waktu hingga 2 pekan lamanya.

Wadirut Perum Bulog mengungkapkan, perlunya kehadiran Bulog menjaga ketahanan pangan masyarakat selain beras. Dimana untuk di Luwu Raya, makanan pokok selain beras adalah sagu. Namun, ternyata keberadaan sagu di Luwu Raya sudah tidak banyak lagi. Tersisa beberapa daerah yang itupun diprediksi akan habis dalam 5 tahun ke depan.

Untuk itu, perlunya peran serta Pemda se-Luwu Raya untuk melestarikan tanaman lokal sagu ini. Karena, kata Marga Taufiq yang juga mantan Pangdam XVI Pattimura ini, kalau dibiarkan tanpa ada upaya pelestarian, sagu akan tinggal nama di Luwu Raya. “Masyarakat tidak akan bisa lagi menikmati Kapurung,” ucap Marga.

Marga Taufiq juga mengharapkan alih fungsi lahan yang selektif. Dimana lahan pertanian seperti sawah agar tidak dijadikan perumahan dan areal perkantoran.

Saat kunjungan turut mendampingi Kepala Perum Bulog Kanwil Sulselbar, Fahrurozi, Kepala Perum Bulog Palopo, Martinus Pagassing, Kepala Kelurahan Jaya, Sekertaris KTNA Palopo.(int)