RANTEPAO TABARONEWS — Citra tenaga kesehatan (nakes) wanita di Toraja Utara tercoreng. Seorang oknum nakes wanita berinisial VS ditangkap aparat kepolisian.
Wanita yang bertugas di sebuah klinik di Kota Rantepao ini diduga kuat menyalahgunakan profesinya. Dia nyambi sebagai kurir narkoba jenis sabu-sabu.
Aksi nekat VS terhenti saat Satnarkoba Polres Toraja Utara melakukan penyergapan pada Ahad (8/2/2026). Dalam operasi tersebut, petugas melakukan penggeledahan badan secara teliti terhadap pelaku guna mencari barang bukti yang disembunyikan.
“Saat dilakukan penggeledahan terhadap tubuh pelaku, petugas menemukan tiga saset kecil plastik klip bening berisi butiran kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu yang disimpan dalam sedotan warna kuning dan biru, dan disembunyikan di kantong jaket sebelah kiri pelaku,” tulis laporan awal terkait penangkapan tersebut.
Tak berhenti di situ, petugas kemudian melanjutkan penggeledahan ke dalam tas milik VS. Di dalam tas tersebut kembali ditemukan dua saset plastik klip bening berukuran sedang dan kecil berisi sabu-sabu. Ada pula alat isap (bong) yang biasa digunakan untuk mengonsumsi narkotika.
Atas temuan tersebut, pelaku beserta seluruh barang bukti langsung diamankan. Dibawa ke Mapolres Toraja Utara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Berdasarkan hasil penelusuran lebih mendalam, identitas pelaku cukup mengejutkan publik. Perempuan tersebut diketahui merupakan tenaga kesehatan aktif yang bekerja di Klinik Hikorla, Kota Rantepao, Toraja Utara.
Kasat Narkoba Polres Toraja Utara, AKP Arifan Efendi, SH, menegaskan bahwa penangkapan ini merupakan respons cepat pihak kepolisian atas keresahan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang dilakukan oleh pelaku.
“Jadi ini dari hasil laporan masyarakat dan hasil penyelidikan polisi, semua hasil kerja kita semua,” ucap Arifan saat dikonfirmasi pada Selasa (10/2/2026) pagi.
Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami jaringan yang melibatkan oknum nakes tersebut. (int)






