MAKASSAR TABARONEWS – Pekan Ke-22 BRI Liga 1 Indonesia salah satu partai akan mempertemukan duel tim klasik. Persija Jakarta menghadapi PSM Makassar di Stadion JIS, DKI Jakarta, Jumat malam 20 Februari 2026.
Namun, jelang laga, pertahanan PSM Makassar masih kocar-kacir. Tomas Trucha memberi peringatan keras agar Pasukan Ramang tampil solid. Jika tidak waspada, skuad Juku Eja berisiko dipermalukan di Jakarta International Stadium (JIS).
Tomas Trucha menyoroti hilangnya kekompakan barisan belakang timnya. Ia menilai kekalahan sering terjadi karena pemain gagal menjaga fokus pada momen-momen penting.
“Kita harus kembali ke hal-hal mendasar tentang bagaimana bertahan secara kompak dan rapat. Kami kehilangan poin di momen krusial hanya karena detail kecil yang terlupakan,” ujar Trucha dengan nada tegas.
Salah satu poin evaluasi utama adalah posisi garis pertahanan PSM yang dinilai terlalu dalam. Pelatih asal Ceko ini mengaku tidak pernah menginstruksikan para pemain untuk bermain sedalam itu, seperti yang terjadi saat kontra Dewa United.
Trucha membandingkan dengan performa saat melawan Semen Padang dan PSBS Biak yang mulai menunjukkan grafik positif. Namun, tren tersebut justru menurun, karena pemain cenderung menunggu lawan terlalu dekat dengan gawang.
“Saya ingin pemain sudah memberikan tekanan sejak lawan melewati garis tengah. Dengan bertahan di area tengah, kita memaksa lawan untuk balik bertahan. Bukan justru kita yang terus digempur,” jelasnya.
Trucha secara blak-blakan menyebut performa babak pertama di laga terakhir sangat buruk. Banyaknya kesalahan individu membuat lawan leluasa mengancam gawang PSM. Ia bahkan menyebut keberuntunganlah yang menyelamatkan tim dari kebobolan lebih awal.
“Babak pertama kami seolah hanya menunggu kapan lawan akan mencetak gol. Kami beruntung bisa selamat di paruh pertama,” tambahnya.(int)






