Daerah

Lagi, Warga Tana Toraja jadi Korban Penembakan OTK di Papua Pegunungan

×

Lagi, Warga Tana Toraja jadi Korban Penembakan OTK di Papua Pegunungan

Sebarkan artikel ini
  • Tewas Saat Bekerja Meubel di SMP

YAHUKIMO TABARONEWS – Keamanan warga Toraja di Papua jadi terancam. Pasalnya rentetan penembakan terhadap orang Toraja semakin menambah panjang daftar. Terbaru, seorang pekerja asal Tana Toraja, tewas ditembak orang tidak dikenal (OTK) di SMP YPK Yakpesmi, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Korban ditembak saat sedang bekerja membuat perlengkapan meja dan kursi sekolah.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban mengalami sejumlah luka serius di bagian kepala, punggung, dan kedua lutut,” kata Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Faizal Ramadhani, Senin (2/2/2026).

Peristiwa tragis itu terjadi di lingkungan SMP YPK Yakpesmi, Jalan Seradala Km 3, Distrik Dekai, Yahukimo, Senin (2/2) sekitar pukul 09.00 WIT. Korban merupakan pekerja bangunan asal Makale, Kabupaten Tana Toraja.

“Insiden tersebut juga disertai perusakan kaca ruang kelas XII SMP YPK Yakpesmi serta kerusakan kaca belakang sebuah mobil berwarna merah akibat lemparan batu,” paparnya.

Faizal menjelaskan, kejadian bermula dari suara tembakan yang terdengar dari arah belakang sekolah. Korban sempat berupaya menyelamatkan diri menuju ruangan guru.

“Namun dikejar oleh tiga orang pelaku bersenjata. Satu membawa senjata rakitan panjang, satu membawa kapak, dan satu lainnya merekam menggunakan telepon genggam,” ucap Faizal.

Aksi penyerangan terjadi di dalam ruangan guru sebelum para pelaku melarikan diri ke arah belakang kompleks sekolah. Polisi yang telah turun ke lokasi mengevakuasi jenazah korban dan memeriksa saksi-saksi, serta mengumpulkan barang bukti.

“Jenazah korban dibawa ke RSUD Dekai untuk dilakukan visum oleh tim medis. Sejumlah barang bukti turut diamankan dari lokasi kejadian dan dari pihak rumah sakit, termasuk serpihan kaca, batu, pakaian korban, serta serpihan logam yang diduga proyektil,” jelasnya.

“Lingkungan sekolah harus menjadi ruang aman bagi semua orang. Saat ini aparat gabungan fokus melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap para pelaku dan memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga,” ujar Faizal.(int)