DaerahHeadline

Kepulangan Jemaah Haji Luwu Raya-Toraja Mulai 15 Juni sampai 30 Juni

×

Kepulangan Jemaah Haji Luwu Raya-Toraja Mulai 15 Juni sampai 30 Juni

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR TABARONEWS — Sebanyak 387 jemaah haji asal Luwu Raya (Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, dan Kota Palopo) serta Tana Toraja dan Toraja Utara mulai memasuki jadwal pemulangan ke Tanah Air melalui Debarkasi Makassar, 1-16 Juni 2026.

Berdasarkan jadwal pemulangan yang diterbitkan Asrama Haji Kelas I Makassar, kepulangan jemaah dari wilayah tersebut terbagi dalam beberapa kelompok terbang (kloter) dengan waktu keberangkatan berbeda dari Bandara King Abdulaziz, Jeddah.

Data yang diperoleh, Selasa (28/4/2026), menunjukkan sebagian jemaah dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar pada malam hingga dini hari.

Jemaah asal Luwu Utara sebanyak 55 orang tergabung dalam kloter 20 yang berangkat dari Jeddah pada 15 Juni pukul 02.00 WIB dan tiba di Makassar pada 15 Juni pukul 21.00 WIB atau 22.00 Wita.
Satu orang jemaah asal Tana Toraja tercatat dalam kloter 18, berangkat dari Jeddah 14 Juni pukul 10.00 WIB dan tiba di Makassar sehari kemudian, 14 Juni pukul 13.00 WIB atau pukul 14.00 Wita.

Adapun 22 jemaah asal Palopo dan 28 jemaah asal Luwu Timur, berdasarkan rincian internal jadwal (draft 7), tergabung dalam kelompok lain (kelomang 2) yang penyebaran kloternya bercampur dengan daerah seperti Bone, Wajo, Maros, dan Sulawesi Tenggara akan diberangkatkan dari Bandara Madinah 17 Juni dan tiba di Makassar 18 Juni.

Kepala Asrama Haji Makassar dalam dokumen jadwal itu menegaskan bahwa jadwal pemulangan bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi operasional penerbangan.
Jemaah diimbau untuk terus berkoordinasi dengan ketua kloter dan petugas haji daerah masing-masing. Sebelum diterbangkan ke daerah, jemaah akan menjalani pemeriksaan kesehatan dan proses pengambilan barang bawaan di Asrama Haji Makassar.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar juga kembali mengingatkan seluruh jemaah haji yang akan kembali ke Tanah Air agar tidak menyimpan air zamzam di dalam koper bagasi. Larangan tersebut disampaikan untuk menghindari pembongkaran koper yang dapat mengganggu proses pemulangan jamaah.

Pemerintah Daerah Siaga Jemput
Pemerintah Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Kota Palopo, Tana Toraja, dan Toraja Utara telah menyiagakan armada serta petugas di Bandara Makassar. Dinas Perhubungan dan Kantor Kementerian Agama setempat akan mengatur penjemputan agar jemaah tidak terlantar di bandara.
“Kami pastikan jemaah haji asal Luwu Raya dan Toraja bisa segera berkumpul dengan keluarga setelah tiba di Makassar,” ujar seorang petugas humas Kemenag Sulsel yang tidak disebutkan namanya.

14 Jemaah Wafat
Adapun jemaah haji yang wafat dari Embarkasi Makassar sebanyak 14 jemaah dilaporkan meninggal dunia hingga akhir Mei 2026. Dari jumlah tersebut, 13 jemaah wafat saat menjalankan ibadah haji di Arab Saudi, sementara satu jemaah meninggal dunia sebelum keberangkatan di Makassar.
Hal itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail.
“Jemaah yang wafat di Arab Saudi sebanyak 13 orang, ditambah satu orang wafat di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar. Jadi total jemaah Debarkasi Makassar yang wafat hingga hari ini sebanyak 14 orang,” kata Ikbal, Sabtu (30/5/2026).

Jemaah yang meninggal sebelum berangkat diketahui berasal dari Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Jemaah tersebut mengalami penurunan kondisi kesehatan saat proses menjelang keberangkatan sehingga harus dirujuk ke RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Sementara itu, 13 jemaah lainnya meninggal dunia setelah tiba di Arab Saudi. Para jemaah tersebut wafat saat menjalani rangkaian ibadah haji dan telah dimakamkan di Tanah Suci sesuai prosedur yang berlaku.
Ikbal berharap tidak ada tambahan jemaah yang meninggal hingga seluruh rangkaian ibadah haji selesai. Dia juga berharap seluruh proses pemulangan jemaah ke Tanah Air dapat berjalan lancar dan aman. “Semoga tidak bertambah lagi,” katanya.

Dia juga mengatakan kondisi mayoritas jemaah asal Embarkasi Makassar yang masih berada di Arab Saudi dilaporkan dalam keadaan baik. Petugas kesehatan dan petugas kloter juga terus memberikan pendampingan, terutama kepada jemaah lanjut usia dan kelompok risiko tinggi.
Sementara itu, Debarkasi Makassar mulai bersiap menyambut kepulangan jemaah haji dari Arab Saudi. Kloter pertama dijadwalkan tiba di Makassar pada 1 Juni 2026.

“Insyaallah Asrama Haji Makassar akan menerima kloter pertama pada tanggal 1 Juni pukul 22.30 WITA. Kami dari PPIH Embarkasi/Debarkasi Makassar sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk menerima jemaah haji Kloter 1 dari Kabupaten Soppeng,” kata Ikbal.

Embarkasi Makassar sebelumnya telah menuntaskan pemberangkatan seluruh 43 kloter musim haji 2026 dengan total 16.728 jemaah dan petugas menuju Arab Saudi. Pemulangan jemaah akan berlangsung secara bertahap hingga 1 Juli 2026.(int)

Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Luwu Raya-Toraja

Kab. Luwu Utara : 15 Juni
Kota Palopo : 17 Juni
Kab. Luwu Timur : 17 Juni
Kab. Luwu : 30 Juni
Kab. Toraja Utara : 30 Juni
Kab. Tana Toraja : 14 Juni dan 30 Juni