Daerah

Jelang Ramadan, Wali Kota Palopo Hj. Naili Trisal Lantik ‘Kabinet Baru’

×

Jelang Ramadan, Wali Kota Palopo Hj. Naili Trisal Lantik ‘Kabinet Baru’

Sebarkan artikel ini
  • Sebanyak 24 Pejabat Eselon II Hasil Perampingan OPD

PALOPO TABARONEWS — Jelang Ramadan 1447H, Wali Kota Palopo Hj. Naili Trisal melantik ‘Kabinet Baru’ berisi para pejabat Eselon II Pemkot Palopo di Aula Jurab Saokotae, Jumat sore 13 Februari 2026. Hal ini tentunya untuk mewujudkan Visi Misi “Palopo Baru Menuju Kota Jasa Global” bersama Wakil Wali Kota Akhmad Syarifuddin (Ome).

Pelantikan pejabat eselon II ini juga sekaligus hasil dari perampingan Perangkat Daerah (PD) ‘gemuk’.

Adapun pejabat eselon II yang dilantik adalah Nuryadin sebagai Staf Ahli Wali Kota Bid. Hukum dan Pemerintahan dari jabatan lamanya Asisten III, Syamsul Alam sebagai Staf Ahli Wali Kota Bid. Ekonomi Pembangunan, Andi Enceng sebagai Asisten Perekonomian Pembangunan dari jabatan lamanya Kadis Ketahanan Pangan. Lalu, Irfan Dahri sebagai Asisten Administrasi Umum dari jabatan lamanya Kepala BKPSDM. Amir Santoso sebagai Inspektur Kota Palopo dari jabatan lamanya Staf Ahli Wali Kota, Ilham Hamid sebagai Kepala BKPSDM dari jabatan lamanya Asisten II, Charlie Arli sebagai Kadis Kesbangpol dari jabatan lamanya Kadis Perikanan, Zulkifli Halid sebagai Kepala Bapenda sekaligus Pj Sekkot Palopo. Abdul Waris sebagai Kepala BPKAD dari jabatan lamanya Kadis Persandian dan Statistik. Andi Farid Baso Rachim sebagai Kalaksa BPBD dari jabatan lama Kasat Pol PP, Irsan Anugrah tetap sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Sitti Baderiah sebagai Kadis Perhubungan dari jabatan lama Kaban Litbangda, Andi Muzakkir Poke sebagai Kasat Pol PP dari jabatan lamanya Kadis Perhubungan, Muhammad Ikhsan Asharuddin sebagai Kadis Pemadam dan Penyelamatan dari jabatan lama Kadispora, Ade Chandra sebagai Kepala Badan Perencanaan dan Riset Daerah dari jabatan lama Kadis Pariwisata, Rahmad sebagai Kadis LH dan Pertanahan dari jabatan lama Kadis Damkar, Emil Nugraha Salam sebagai Kadis Pariwisata dan Kebudayaan dari jabatan lama sebagai Kadis LH, Dra. Munasirah sebagai Kadis Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian dari jabatan lama Kadis Pertanahan, Nurlely A Kaso sebagai Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dari jabatan lama Kadis Perdagangan, Hj. Raodatul Jannah sebagai Kadis Pembedayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk dari jabatan lamanya Kepala BPKAD, Asmiati sebagai Kadis Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Asnita Darwis sebagai Kadis Perpustakaan dan Kearsipan dari jabatan lama Kadis Pendidikan, Haryanto tetap sebagai Kadis PUPR dan Pemukiman, Hamsir Hamid juga tetap sebagai Kadis Kominfo, Statistik dan Persandian.

Selain itu Wali Kota juga melantik Khadisyah sebagai Sekertaris BKPSDM, Saenal Sahid sebagai Sekertaris Dinas Pendidikan sekaligus sebagai Plt Kadisdik, Kepemudaan dan Olahraga. Imam Darmawan Makkawaru sebagai Sekertaris BPKAD.

Sementara itu, Wali Kota Hj. Naili dalam sambutannya mengungkapkan, saudara dilantik bukan hanya untuk menduduki jabatan, tetapi untuk memikul tanggung jawab kinerja.

“Jabatan adalah amanah. Amanah menuntut disiplin, integritas, dan hasil yang terukur,” tegas Wali Kota dalam sambutannya.

Wali Kota akan melakukan evaluasi kinerja secara berkala setiap enam bulan. Evaluasi ini objektif, berbasis data, dan berdampak pada konsekuensi manajerial. Kinerja tinggi akan diapresiasi. Kinerja rendah akan diperbaiki, dan bila perlu dilakukan penyesuaian jabatan sesuai ketentuan yang berlaku. Juga menekankan disiplin kerja. Disiplin waktu, disiplin administrasi, dan disiplin terhadap target. Tidak ada toleransi terhadap kelalaian, pembiaran, atau budaya kerja yang lamban. Pemerintahan harus bergerak cepat, tepat, dan akuntabel.

Fokus pada pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU). Setiap program harus memiliki output yang jelas, outcome yang terukur, dan dampak yang nyata bagi masyarakat. Target bukan untuk ditulis, tetapi untuk dicapai. Wakli Kota meminta setiap Kepala PD memastikan cascading kinerja sampai ke level struktural di bawahnya.

Hilangkan ego sektoral. Pemerintahan yang kuat bukan yang berjalan sendiri-sendiri, tetapi yang saling terhubung dan saling menguatkan. Koordinasi lintas perangkat daerah wajib menjadi budaya kerja. Keberhasilan satu PD adalah keberhasilan pemerintah daerah secara keseluruhan.
”Saya ingin birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi hasil. Jadikan jabatan ini sebagai ruang untuk bekerja lebih keras, lebih cerdas, dan lebih kolaboratif demi pelayanan publik yang lebih baik,” jelasnya.(int)

Nama-nama Pejabat Eselon II yang Dilantik

Nuryadin Staf Ahli Wali Kota Bid. Hukum dan Pemerintahan
Syamsul Alam Staf Ahli Wali Kota Bid. Ekonomi Pembangunan
Andi Enceng Asisten Perekonomian Pembangunan
Irfan Dahri Asisten Administrasi Umum
Amir Santoso Inspektur Inspektorat
Ilham Hamid Kepala BKPSDM
Charlie Arli Kadis Kesbangpol
Zulkifli Kepala Bapenda
Abdul Waris Kepala BPKAD
Andi Farid Baso Rachim Kalaksa BPBD
Irsan Anugrah Kepala Dinas Kesehatan
Sitti Baderiah Kadis Perhubungan
Andi Muzakkir Poke Kasat Pol PP
Muhammad Ikhsan Asharuddin Kadis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan
Ade Chandra Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset dan Inovasi Daerah
Rahmad Kadis LH dan Pertanahan
Emil Nugraha Salam Kadis Pariwisata dan Kebudayaan
Munasirah Kadis Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian
Nurlely A Kaso Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
Hj. Raodatul Jannah Kadis Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga
Asmiati Kadis Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi
Asnita Darwis Kadis Perpustakaan dan Kearsipan
Haryanto Kadis PUPR, Perumahan dan Kawasan Pemukiman
Hamsir Hamid Kadis Kominfo, Statistik dan Persandian
Khadisyah Sekertaris BKPSDM
Saenal Sahid Sekertaris Disdik, Kepemudaan dan Olahraga
Imam Darmawan Makkawaru Sekertaris BPKAD