PALOPO TABARONEWS – Gelombang mutasi besar-besaran di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali membawa penyegaran di jajaran Polda Sulawesi Selatan. Tampuk kepemimpinan Korps Bhayangkara di Kota Palopo kini resmi diamanahkan kepada AKBP Arvin Hariyadi, S.I.K., M.H.
Berdasarkan Surat Telegram Kapolri nomor ST/1335/VI/KEP./2026 tertanggal 25 Juni 2026, AKBP Arvin menggantikan AKBP Dedi Surya Dharma yang mendapatkan promosi jabatan baru sebagai Wadirsamapta Polda Sulsel.
Meskipun jadwal resmi serah terima jabatan (sertijab) masih menunggu kepastian dari Polda Sulawesi Selatan, kehadiran perwira menengah ini telah memicu harapan baru bagi masyarakat Kota Idaman.
Rekam Jejak dan Kualifikasi Gemilang di Polda DIY
Sebelum ditunjuk memimpin Polres Palopo, AKBP Arvin Hariyadi mengemban tugas sebagai Kasubdit Waster (Subdirektorat Pengamanan Wisata dan Keramaian Umum) Ditpamobvit Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Jabatan ini membuatnya sangat akrab dengan pengamanan aset-aset vital negara dan objek wisata internasional.
Selama bertugas di Yogyakarta, nama AKBP Arvin tercatat dalam sejumlah agenda penting. Juli 2025, ia sukses mewakili Polda DIY dalam menyusun Pedoman Kerja Teknis (PKT) pengamanan bersama PT Pertamina Fuel Terminal Rewulu, yang merujuk pada Perkabaharkam Nomor 1 Tahun 2019.
17 Agustus 2025, lalu, pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, ia dipercaya menjadi Komandan Upacara di Mapolda DIY di bawah pimpinan Wakapolda DIY Brigjen Pol Eddy Djunaedi. Tugas ini menegaskan kapasitasnya sebagai perwira yang tangguh secara teknis maupun kepemimpinan.
Dengan latar belakang akademik bergelar Sarjana Ilmu Kepolisian (S.I.K.) dan Magister Hukum (M.H.), AKBP Arvin dikenal di kalangan internal sebagai sosok yang cerdas, disiplin, namun tetap humanis.
”Kepemimpinan bukan soal pangkat yang ada di pundak, melainkan seberapa besar manfaat yang bisa kita berikan untuk rasa aman masyarakat,” ungkap AKBP Arvin dalam sebuah kesempatan refleksi tugasnya.
Tantangan Utama di Kota Palopo
Menjabat di pertengahan tahun 2026, AKBP Arvin langsung dihadapkan pada karakteristik Palopo sebagai kota perlintasan ekonomi yang memiliki dinamika sosial cukup tinggi. Pengalamannya di bidang pengamanan objek vital dan wisata diharapkan membawa perspektif segar untuk Palopo yang juga memiliki potensi serupa.
Ada empat fokus utama yang diprediksi akan menjadi prioritas kapolres anyar ini, yakni, penguatan Kamtibmas: Menekan angka kriminalitas konvensional, kejahatan jalanan, premanisme, serta peredaran narkoba.
Pendekatan Restorative Justice: Mengedepankan penyelesaian humanis untuk tindak pidana ringan demi menjaga harmoni sosial warga.
Sinergitas Tiga Pilar: Memperkuat kolaborasi erat antara Polres, Pemerintah Kota Palopo, dan Kodim 1403/Palopo demi menjaga iklim investasi.
Kesiapan Agenda Daerah: Mengawal stabilitas keamanan menjelang berbagai agenda politik dan kemasyarakatan di sepanjang tahun 2026.
Mitra Strategis Media dan Masyarakat
Di luar seragam dinasnya, AKBP Arvin dikenal sebagai sosok yang egaliter, gemar berdiskusi, dan terbuka terhadap kritik. Ia sangat memercayai kekuatan komunikasi publik dan menempatkan media massa sebagai mitra strategis polri—baik sebagai sarana edukasi maupun “kompas” evaluasi kinerja kepolisian di lapangan.
Sebagaimana disampaikan Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, mutasi ini adalah bagian dari penyegaran organisasi dan pembinaan karier. Kini, publik Palopo menanti gebrakan awal dari AKBP Arvin Hariyadi untuk membawa Polres Palopo menjadi penegak hukum yang tegas sekaligus sahabat sejati tempat masyarakat bersandar.
Selamat bertugas di Kota Palopo, AKBP Arvin Hariyadi!. (int)






