MAKASSAR TABARONEWS — Pemberitaan mengenai pembentukan Provinsi Luwu Raya semakin kencang. Bahkan sudah menyinggung eksitensi Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman (ASS). Sejumlah pihak menilai gubernur tidak punya kepedulian akan pembangunan di Luwu Raya. Bahkan ada yang menyebut menganaktirikan Luwu Raya.
Salah satu strategi meredam gejolak tersebut, Gubernur Sulsel diam-diam bergerak dengan menempatkan lagi salah satu Putra asal Tana Luwu di jajaran elite kabinet pemerintahannya. Dimana, Andi Sudirman Sulaiman mengangkat Muhammad Salim Basmin sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) Provinsi Sulawesi Selatan.
Secara perdana, Muhammad Salim Basmin memimpin rapat bersama jajaran Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Diskominfo-SP Sulsel di Ruang Command Center, Kantor Gubernur Sulsel, Senin, (2/2/2026).
Rapat tersebut turut dihadiri Sekretaris Diskominfo-SP Sulsel Sultan Rakib serta Kepala Bidang Humas Fitrah.
Pertemuan ini membahas penguatan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Humas dalam mengawal visi dan misi Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, sekaligus mendorong capaian program strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
“Ini sebagai langkah awal bagi saya karena diberikan amanah sebagai Plt. Jadi Kadis Kominfo bagi saya ini amanah,” ucap Muhammad Salim Basmin.
Ia yang dipercaya mengantikan pejabat sebelumnya, Andi Winarno Eka berharap kehadirannya didukung dengan dukungan stakeholder bisa satu semangat membantu mengawal visi-misi pimpinan dan mendorong tercapainya target program strategis dan kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi.
Ia menegaskan, Diskominfo-SP memiliki peran strategis dalam pengelolaan informasi pemerintahan serta memastikan keterbukaan informasi publik berjalan optimal di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel.
Salim juga menyoroti pentingnya peran Humas dalam membangun kemitraan dengan media massa, khususnya dalam menjaga situasi masyarakat tetap kondusif serta mengelola berbagai isu publik di tengah dinamika agenda pemerintahan.
Kemitraan media, lanjutnya, menjadi instrumen penting dalam menyampaikan program, kebijakan, dan target pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kepada masyarakat secara utuh dan berimbang.
Selain itu, ia meminta jajaran Humas untuk memperkuat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) guna memastikan ketersediaan data dan informasi yang akurat sesuai kebutuhan publik.
Pengelolaan isu strategis, seperti pengendalian inflasi menjelang Ramadan dan Idulfitri, juga menjadi perhatian utama agar stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat tetap terjaga.
“Kerja sama media sangat penting karena menjadi mitra kita,” sebutnya.
Melalui penguatan sinergi internal dan eksternal tersebut, Salim berharap seluruh tim Humas dapat bekerja secara profesional, solid, dan menjaga kekompakan sebagai satu tim dalam memberikan pelayanan informasi publik yang berkualitas kepada masyarakat.
Sosok Salim Basmin
Dari informasi yang dihimpun, Muhammad Salim Basmin berasal dari Luwu Raya, tepatnya dari Kabupaten Luwu.
Ia alumni dari SMA Negeri 3 Palopo lulus tahun 2002, lalu. Sejumlah jabatan pernah ia emban, seperti menjabat Irban Khusus Inspektorat Sulsel.(adm)






