HeadlineNasional

Diduga Terkait Jual Beli Dapur MBG, Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana

×

Diduga Terkait Jual Beli Dapur MBG, Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana

Sebarkan artikel ini

JAKARTA TABARONEWS — Eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana nampak keluar dari Gedung Kejaksaan Agung Jakarta, Rabu (3/6), sambil sudah mengenakan rompi tahanan kejaksaan berwarna merah muda atau pink.

Dadan keluar Gedung Kejagung sekitar pukul 17.10 WIB. Dia tertunduk lesu dan langsung masuk mobil tahanan. Ia mengabaikan permintaan wawancara sejumlah wartawan.

Dadan dibawa Kejagung setelah pada pagi hari kemarin, aparat kejaksaan melakukan penggeledahan di Gedung BGN, Jakarta, terkait dugaan korupsi.

Kepala Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurachman mengaku mendapatkan informasi bahwa Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dicopot dari jabatannya diduga berkaitan jual beli titik dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Ya, saya pun dapat informasi seperti itu,” kata Dudung saat ditanya dugaan kasus jual beli dapur yang menjerat eks Kepala BGN, usai mengikuti rapat kerja di kompleks parlemen, Jakarta, mengutip Antara, Rabu (3/6).
Dia mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto juga sudah mendengar informasi terkait permasalahan BGN sejak lama, dari berbagai sumber.

Dicopot Prabowo
Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah tegas dengan mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada Selasa malam, 2 Mei 2026, di Istana Negara.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengumumkan bahwa selain Dadan Hindayana, dua wakil kepala BGN, yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya, juga dicopot dari jabatannya. Sebagai penggantinya, Presiden mengangkat Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN yang baru, serta menunjuk Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN.

“Bapak presiden mengambil keputusan untuk lakukan pergantian di Badan Gizi Nasional. Pertama, saudara Dadan sebagai Kepala BGN, kedua saudara Lodewyk Pusung sebagai Wakil Kepala BGN, ketiga saudara Sony Sonjaya sebagai Wakil BGN, tentunya disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras dedikasi selama ini,” jelas Prasetyo Hadi saat mengumumkan perubahan tersebut di Istana Negara.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan, pergantian pimpinan BGN dilakukan setelah hasil monitoring dan evaluasi selama sekitar 1,5 tahun. Sejumlah catatan menjadi pertimbangan, mulai dari kedisiplinan menjalankan SOP, tata kelola organisasi, hingga menjaga kualitas makanan dalam program MBG.

Menurut Prasetyo, seluruh aspek yang menjadi perhatian pemerintah masih dalam proses audit internal. Meski terjadi pergantian pimpinan, pemerintah memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan dan tidak akan terganggu.

BGN merupakan lembaga non-kementerian yang bertugas memastikan terpenuhinya kebutuhan gizi masyarakat melalui program makan bergizi gratis. MBG sendiri adalah salah satu program unggulan Presiden Prabowo yang telah disosialisasikan sejak kampanye Pilpres 2024 dan telah menjangkau lebih dari 61 juta penerima manfaat, dengan sekitar 49 juta di antaranya adalah siswa sekolah.

Dadan Hindayana sebelumnya dilantik sebagai Kepala BGN pada Agustus 2024 dan memimpin BGN selama masa awal pelaksanaan program MBG. Namun, selama masa kepemimpinannya, sejumlah masalah serius terkait keamanan pangan muncul yang berujung pada pembekuan ribuan SPPG sebagai pemasok menu MBG.(int)