Nasional

BMKG Ungkap Ketinggian Hilal 19 Maret Memenuhi Kriteria MABIMS, 3,13 Derajat di Sabang Aceh

×

BMKG Ungkap Ketinggian Hilal 19 Maret Memenuhi Kriteria MABIMS, 3,13 Derajat di Sabang Aceh

Sebarkan artikel ini

JAKARTA TABARONEWS — Perayaan Idul Fitri 1447 H berpotensi bersamaan. Namun tetap masih menunggu hasil keputusan dari Kemenag sebagai leading sektor.

Sebelumnya, Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1447 H pada 20 Maret 2026. Sementara pihak pemerintah baru mengumumkannya usai sidang isbat pekan Kamis 19 Maret 2026.

Lalu bagaimana prediksi BMKG? Berdasarkan informasi yang diunggah BMKG di akun medsos Instagram @infobmkg, mengungkapkan data pengamatan hilal penentuan awal bulan Hijriah. Disebutkan posisi hilal 19 Maret 2026 sudah memenuhi Kriteria MABIMS, namun Elongasi masih di bawah Kriteria MABIMS sehingga Potensi teramatinya hilal juga kecil.

Sebab saat itu, ketinggian hilal saat Matahari terbenam berkisar 0,91 derajat di Merauke Papua hingga 3,13 derajat di Sabang, Aceh. Untuk elongasi geosentris saat Matahari terbenam diperkirakan berada pada rentang 4,54 derajat di Waris, Papua hingga 6,1 derajat di Banda Aceh.

BMKG juga mengingatkan adanya objek astronomi yang berpotensi mengganggu pengamatan hilal. Dalam proses rukyat, pengamat perlu mempertimbangkan kemungkinan munculnya planet atau bintang terang yang berdekatan dengan Bulan, kemudian disalahartikan menjadi hilal.

Dari data dan mengacu pada kriteria MABIMS, kemungkinan hilal belum terlihat pada 19 Maret 2026. Saat kondisi ini terjadi, Idul Fitri tahun ini pada 21 Maret 2026.(int)